Sertifikasi Mainan

  1. Home
  2. Sertifikasi Mainan

Sertifikasi Mainan

Apa  Tujuan  SERTIFIKASI SEPEDA, MAINAN, dan Sepeda Anak ?

  • Memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 30 tahun 2018 Tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) sepeda roda dua secara wajib
  • Memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 111/M-IND/PER/12/2015, Tentang Pemberlakuan SNI Mainan Secara Wajib
  • Memenuhi PERDIRJENBIM Nomor 02/BIM/PER/1/2014Tentang Petunjuk teknis pelaksanaan pemberlakuan dan Pengawasan Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) mainan secara wajib
  • Cara untuk menjamin mutu produk sepeda, mainan, dan sepeda anak agar memenuhi persyaratan sesuai SNI terkait.
  • Melindungi konsumen terhadap produk sepeda, ban, dan mainan yang tidak memenuhi persyaratan mutu.

 

Bagaimana efek dari diberlakukannya SNI tentang Sepeda, Mainan, dan Sepeda Anak secara wajib?

  • Seluruh sepeda roda dua, mainan, dan sepeda anak yang memenuhi definisi dalam SNI terkait dan diperdagangkan di dalam wilayah Republik Indonesia harus memiliki tanda SNI yang dikeluarkan oleh LSPro yang ditunjuk oleh Kementerian Perindustrian.

   

 SIAPA PELANGGANNYA ?
Produsen atau pemohon sertifikat sepeda, mainan, dan sepeda anak di Indonesia termasuk importir yang memasarkan sepeda, ban, mainan, dan sepeda anak di wilayah Indonesia.

BIAYA SERTIFIKASI UNTUK MASING-MASING PRODUK ?
Biaya sertifikasi saat ini, sesuai dengan Surat Keputusan Direktur PT Turangga Tosan Indonesia nomor 01, tanggal 01 April 2016, adalah sebagai berikut :

  • Untuk sepeda : Rp. 30 juta/tipe sebelum PPn (termasuk biaya uji lab)
  • Untuk mainan : Rp. 10 juta sesudah PPn (belum termasuk biaya uji lab)

 ***Untuk produk sepeda dan mainan, belum termasuk honor tim dan akomodasi

Menu