Sertifikasi Mainan

  1. Home
  2. Sertifikasi Mainan

Sertifikasi Mainan

Apa  Tujuan  SERTIFIKASI SEPEDA, BAN, MAINAN, Pasar Rakyat, dan Sepeda Anak ?

  • Memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Perindustrian No. 114/M-IND/PER/10/2010, tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Sepeda Roda Dua Secara Wajib
  • Memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 76/M-IND/PER/9/2015, Tentang Pemberlakuan SNI Ban Secara Wajib
  • Memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 111/M-IND/PER/12/2015, Tentang Pemberlakuan SNI Mainan Secara Wajib
  • Cara untuk menjamin mutu produk sepeda, ban, mainan, pasar rakyat, sepeda anak agar memenuhi persyaratan sesuai SNI terkait.
  • Melindungi konsumen terhadap produk sepeda, ban, dan mainan yang tidak memenuhi persyaratan mutu.

 

Bagaimana efek dari diberlakukannya SNI tentang Sepeda, Ban,  Mainan, Pasar Rakyat, Sepeda Anak secara wajib?

  • Seluruh sepeda roda dua, ban, mainan, pasar rakyat, dan sepeda anak yang memenuhi definisi dalam SNI terkait dan diperdagangkan di dalam wilayah Republik Indonesia harus memiliki tanda SNI yang dikeluarkan oleh LSPro yang ditunjuk oleh Kementerian Perindustrian.

   

 SIAPA PELANGGANNYA ?
Produsen atau pemohon sertifikat sepeda, ban, mainan, pasar rakyat, dan sepeda anak di Indonesia termasuk importir yang memasarkan sepeda, ban, mainan, dan sepeda anak di wilayah Indonesia.

BIAYA SERTIFIKASI UNTUK MASING-MASING PRODUK ?
Biaya sertifikasi saat ini, sesuai dengan Surat Keputusan Direktur PT Turangga Tosan Indonesia nomor 01, tanggal 01 April 2016, adalah sebagai berikut :

  • Untuk sepeda : Rp. 30 juta/tipe sebelum PPn (termasuk biaya uji lab)
  • Untuk mainan : Rp. 10 juta sesudah PPn (belum termasuk biaya uji lab)
  • Untuk ban : Rp. 70 juta sesudah PPn (belum termasuk biaya uji lab)

 ***Untuk produk sepeda dan mainan, belum termasuk honor tim dan akomodasi

Menu