Sertifikasi Sepeda

  1. Home
  2. Sertifikasi Sepeda

Sertifikasi Sepeda

SERTIFIKASI SEPEDA RODA DUA
1. TUJUAN
a. Menjamin bahwa proses sertifikasi sesuai prosedur yang berlaku dan
memenuhi ketentuan sertifikasi tipe 5.
b. Memastikan tim evaluasi memenuhi kriteria persyaratan yang ditetapkan.
c. Memberikan nilai tambah bagi produsen.

2. RUANG LINGKUP
a. Lingkup sertifikasi sepeda roda dua.
b. Persyaratan pemohon sertifikasi.
c. Persyaratan Auditor, Petugas Pengambil Contoh dan Panel SPPT SNI.
d. Persyaratan Laboratorium Penguji.
e. Tahapan proses SPPT SNI

3. ACUAN
a. Prosedur Pengembangan Skema Sertifikasi ( TUR.LS.PR.06 )
b. ISO/IEC 17067:2013, Fundamental sertifikasi produk dan panduan skema
sertifikasi.
c. Peraturan Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi
nomor:11/IUBTT/PER/3/2014,tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan
Penerapan dan Pengawasan Pemberlakuan Standar (SNI) Sepeda Roda
secara Wajib.
d. SNI ISO/IEC 17065:2012, Penilaian kesesuaian – Persyaratan untuk
lembaga sertifikasi produk, proses dan jasa.
e. SNI ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Mutu – Persyaratan.
f. SNI ISO/IEC 17025:2017, Persyaratan umum kompetensi laboratorium
penguji dan kalibrasi.
g. SNI 1049:2008, Sepeda – Syarat keselamatan.
h. Pedoman KAN 403 – Penilaian Kesesuaian Ketentuan Umum
Penggunaan Tanda Kesesuaian Berbasis SNI dan/atau Regulasi Teknis.

4. LINGKUP SERTIFIKASI SEPEDA RODA DUA
Sertifikasi sepeda roda dua dilaksanakan untuk setiap merek, model dan tipe.
Pengertian merek, model dan tipe dijelaskan sebagai berikut :

a. Merek: merupakan tanda yang melekat pada sepeda dan diberi
perlindungan hukum oleh Lembaga hak cipta Dirjen HKI Kementerian
Hukum dan HAM.

b. Model
: jenis sepeda yang berdasarkan fungsi dan aplikasi pemakaian.
Jenis-jenis sepeda roda dua yang harus disertifikasi, yaitu :

1. Sepeda Kota (City Bike):
Sepeda yang mempunyai ketinggian sadel pada posisi tertinggi 635
mm atau lebih, dirancang untuk di jalan raya / jalan umum.

2. Sepeda Gunung (Mountain Bike):
Sepeda yang mempunyai ketinggian sadel pada posisi tertinggi 635mm
atau lebih dan dipergunakan di jalan raya / jalan umum dan bisa

PT TURANGGA TOSAN INDONESIA
Jl. Raya Puspiptek No. 78, Kp. Ampera Poncol, RT/RW : 007/002
Kel. Babakan Kec.Setu – Kota Tangerang Selatan
Telp./Fax. : 021-7560684, E-mail:
info@turanggatosan.com
LSPr-028-IDN
LP-525-IDN
digunakan untuk medan khusus.

3. Sepeda Lipat (Folding Bike):
Sepeda mempunyai ketinggian sadel pada posisi tertinggi 635 mm atau
lebih dan dirancang dengan frame dapat dilipat.

4. Sepeda BMX (Bicycle Moto X)
Sepeda yang mempunyai ketinggian sadel pada posisi tertinggi 635
mm atau lebih, dirancang untuk freestyle atau gaya bebas bersepeda
serta memiliki kemudi khusus model stang kemudi khas BMX.

5. Sepeda Tandem
Sepeda yang mempunyai ketinggian sadel pada posisi tertinggi 635
mm dan memiliki dua sadel atau lebih pengendara, satu di belakang
lainnya.

Menu